Pernahkah kamu merasa ketakutan, saat apa yang diperintahkan tidak kamu kerjakan. Seakan dikejar kejar oleh sesuatu yang tak nampak. Solat, tidak ada yang tahu apakah kamu mengerjakannya atau tidak kecuali dirimu sendiri dan Dia. Kalau pun terlihat oleh manusia, tidak ada yang tahu seberapa khusyu dan apa yang bergelayut di hatimu saat itu. Orang yang merugi berencana menipu Allah dan manusia yang melihat dirinya solat, padahal ia menipu dirinya sendiri. Apa yang dicari dari gerakan yang kau tunjukan pada mereka, hanya gerakan tanpa makna. Sekali kali sungguh lelah pasti menjadi dirimu, berpura pura dan menipu diri. Sungguh, solat mu tidak akan membuat Dia menjadi lebih besar karena Dia telah Maha Besar. Dia tidak akan menjadi kecil tanpa solat mu. Sungguh solat hanyalah untuk kebaikkan jika kamu mau memahami. Kita ini memiliki hawa nafsu, sungguh besar hawa nafsu yang ada, maka solat adalah pengendalinya. Menjauhkan kamu dari perbuatan yang akan disesali nanti. Kita dapat mengendalikan diri kemana pun kita suka, karena Dia memberi kita Akal. Maka sungguh hebat orang yang tunduk dan mengendalikan nafsunya. Padahal ia mampu berbuat sesuka hati. Lebih mulia dari Malaikat. Yang tidak diberi nafsu, yang selalu menuruti perintah Nya. Sedangkan kita, diberi kendali sendiri, berupa akal dan nafsu.
Ya Rabb...
Jangan biarkan kami terombang ambing.
Kuatkan iman kami.
Jangan biarkan kami lupa pada Ke besaran Mu.
Genggamlah hati kami.
Hingga kami masuk, pada surga Mu yang kekal Abadi.
Amiin ya rabbal alamiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar