Minggu, 28 Desember 2014

Sawah Kita

Suara khas hewan sawah menderik kencang seiring bertambah panasnya terik matahari.
Hamparan sawah yang mulai menguning.
Terlihat seorang laki laki ditengah tengahnya melindungi diri dengan topi anyam.
Nampak dari kejauhan seorang wanita dan anak laki laki menapaki jalan menuju saung.

"Bapak. Pak" teriak anak laki laki sembari melambaikan tangan.
"Oi bahri,, bapak kesana"

"Sini pak, bersihkan dulu dari lumpur" jawab wanita itu.
"Waah bu. Sepertinya kita makan enak ini, aromanya sudah bapak cium dari ibu jalan kesini tadi.."
"Bapak lebay akh..."jawab anak sembari ketawa.
"Looh bapak mu ini ndak lebay nak, memang begitu kenyataannya. Ya toh bu ?"
"Hemm iya saja. Sudah sudah, sini piring bapak" sembari menuangkan nasi.
Sayur asam, ikan asin, sambal terasi serta lalap adalah makanan sederhana yang menjadi mewah. Ditambah semilir angin menambah kenikmatan nasi yang mengepul panas.

"Bahri, coba kamu tangkap beberapa ikan dibalong sana. Buat makan kita nanti malam"
"Oke capcus. Dibakar ya pak" segera berlari.
Tinggalah petani dan istrinya. Duduk menghadap sawah sembari mengipas ngipas badan dengan topi.

"Bu.."
" apa pak..." sambil membersihkan makanan.
"Ibu bahagia ?"
"Maksud bapak?"
"Iya, apakah ibu bahagia"
"Pak,," terdiam lalu duduk disampingnya.
"Ibu tak perlu mengucap apakah ibu bahagia. Menuangkan nasi dengan centong ke piring bapak sudah membuat ibu bahagia. Bahwa ibu bisa menjadi ibu dan istri yang baik. Ini tidak sebanding dengan keringat yang keluar dari perjuangan bapak"
"Bu... betapa beruntungnya laki laki yang menjadi suami mu. Eeekh bapak kan suami ibu ya..hahaha"tertawa kecil
"Pak pak,," menggelengkan kepala dan tersenyum.





Jumat, 19 Desember 2014

Surat Terbuka Untuk Calon Suami ku

Sebuah surat terbuka,
Untuk calon suami.

Untuk sebuah nama yang belum ter eja.
Untuk sebuah wajah yang belum tersketsa.
Sengaja ku tulis ini, agar saat kamu menjadi suami ku nanti, kau akan tersenyum ceria bahwa aku sudah memikirkan mu jauh jauh hari.
Suatu hari nanti, aku akan menunjukkan tulisan ini pada mu.
Suatu hari ketika kita sudah menjadi.

Entah bagaimana rasanya menjadi seorang istri.
Sudah lama ku impi.
Melayani mu dengan sepenuh hati.

Disini, aku mulai berusaha memperbaiki diri. Agar aku dapat menjadi istri yang pantas disisi mu nanti. Menjadi pakaian kebanggaan mu. Menjadi penyejuk saat panas mu. Menjadi penghangat dikala dingin mu.

Kuharap, kau disana. Mempersiapkan diri menuntun ku mengeja nama Tuhan. Membawa ku ke alam yang hakiki. Memberi ku rasa dicintai.

Aku baru tercatat 19 tahun.
Tapi aku sudah memikirkan mu.
Disini, belum banyak yang aku dapat.
Belum terlalu lihai memasak,
Tapi aku mulai belajar dari ibu.
Masih sedikit ilmu yang kudapat,
Tapi aku selalu berguru.

Sudah tertulis dalam Lauh Mahfudz,
Ditulis oleh-Nya.
Kapan kita bertemu,
Bagaimana caranya,
Serta kenapa dan segalanya.

Aku,
Aku adalah cerminan mu.
akan ku perbaiki ilmu dan akhlaq yang kumiliki.
Aku adalah cerminan mu.
Akan ku jaga hati dan segala yang kumiliki.

Disini,

Untuk sebuah nama yang belum ter eja.
Untuk sebuah wajah yang belum tersketsa.

Gunung putri
December 19 2014
09 : 46 PM


Minggu, 14 Desember 2014

Takut Karena Takut

Pernahkah kamu merasa ketakutan, saat apa yang diperintahkan tidak kamu kerjakan. Seakan dikejar kejar oleh sesuatu yang tak nampak. Solat, tidak ada yang tahu apakah kamu mengerjakannya atau tidak kecuali dirimu sendiri dan Dia. Kalau pun terlihat oleh manusia, tidak ada yang tahu seberapa khusyu dan apa yang bergelayut di hatimu saat itu. Orang yang merugi berencana menipu Allah dan manusia yang melihat dirinya solat, padahal ia menipu dirinya sendiri. Apa yang dicari dari gerakan yang kau tunjukan pada mereka, hanya gerakan tanpa makna. Sekali kali sungguh lelah pasti menjadi dirimu, berpura pura dan menipu diri. Sungguh, solat mu tidak akan membuat Dia menjadi lebih besar karena Dia telah Maha Besar. Dia tidak akan menjadi kecil tanpa solat mu. Sungguh solat hanyalah untuk kebaikkan jika kamu mau memahami. Kita ini memiliki hawa nafsu, sungguh besar hawa nafsu yang ada, maka solat adalah pengendalinya. Menjauhkan kamu dari perbuatan yang akan disesali nanti. Kita dapat mengendalikan diri kemana pun kita suka, karena Dia memberi kita Akal. Maka sungguh hebat orang yang tunduk dan mengendalikan nafsunya. Padahal ia mampu berbuat sesuka hati. Lebih mulia dari Malaikat. Yang tidak diberi nafsu, yang selalu menuruti perintah Nya. Sedangkan kita, diberi kendali sendiri, berupa akal dan nafsu.

Ya Rabb...
Jangan biarkan kami terombang ambing.
Kuatkan iman kami.
Jangan biarkan kami lupa pada Ke besaran Mu.
Genggamlah hati kami.
Hingga kami masuk, pada surga Mu yang kekal Abadi.
Amiin ya rabbal alamiin.


Kamis, 27 November 2014

Minggu, 23 November 2014

Minggu, 16 November 2014

Seksi

             ↑→Seksi
Mendengar kata seksi, apakah selalu identik dengan wanita ? mungkin dalam benak sebagian besar individu yang tergambar adalah pakaian yang kurang bahan, menampakkan banyak jendolan plus lekuk dan tak lupa pula pameran garis garis putih (selulit)
(///▽///)

Karena agak kepo, bertanyalah aku kepada beberapa teman wanita.
"Menurut kamu, cowok seksi itu seperti apa ?"
Ida Nurfadilah : "Cowo seksi itu cowo yang rela mati matian nyelametin kita disaat kita terjadi apa apa , misalnya kita kecelakaan kerja , itu cowo seksi menurut gue + cowo jentel" (woWw ciri2 anak PMI)
Syifa Fauziah : "Yg bersih dan gak ngerokok" (kawaii nih)
Thyas Prihatining Dhila : " Ehmm...yg gmna ya?sendiri2 si penilaian orang mah" (baiklah dia sedang galau)
Arizah Hartanti : " Kya branes hhahaha" (-_-" yu ica ternyata...)

Setiap individu punya penilaian sendiri terhadap definisi seksi. Kalau aku pribadi, Smart is sexy. Menurut ku pribadi yang pandai itu seksi. Seksi disini jauh dari konotasi seksual/nafsu. Lebih ke menarik dan mengagumkan.

Smart is Sexy
Pintar itu seksi. Seseorang akan sangat seksi jika dia pandai dalam bersikap. Dia dapat berbaur kepada yang lebih tua namun tetap menjaga etika, menjadi saudara bagi teman temannya dan dia senang bisa berbagi tanpa minta diberi. Memang kita hidup dari apa yang kita dapatkan, tapi kita mendapat kehidupan dari apa yang kita beri.
Mampu menjadi pribadi yang mendengarkan orang lain itu seksi sekali. Karena dari mendengar dia belajar banyak hal. Dia dapat memahami orang lain, karena kondisi emosional setiap orang berbeda jadi dia tahu bagaimana harus bersikap.
Memiliki wawasan yang luas itu seksi.
Wawasan dunia begitu pula wawasan akhirat. Aku rasa, seseorang yang memahami wawasan dunia maka dia sudah tentu memiliki wawasan akhirat. Kenapa begitu ? Karena, segala ilmu yang kita pelajari pada akhirnya akan menggiring kita pada wawasan akhirat, kepada sang Pencipta Allah azza wajalla. Bagi orang yang hanya tahu ilmu dunia, saya rasa dia belum memahami arti wawasan sebenarnya. Dia hanya tahu, tapi tidak memahami. Bayangkan, orang yang kita ajak berdiskusi tapi dia tidak memahami topik, dia hanya tahu tapi tidak paham. Bisa bisa dia mengarang bebas nanti. Dia yang memiliki wawasan luas akan merasa banyak ilmu yang belum dia pelajari. Semakin dia belajar, maka dia semakin merasa bodoh. Karena itu tadi, banyak ilmu yang baru dia ketahui. Iniah penyebab dia menjadi pribadi yang membumi. Seksi sekali khand.. ^^

Jadi...an.
Eeekh....#ngode
Jadi,
Mau seksi...
Atawa anjèun arek Kawaii (looh)
Jadilah pribadi yang smart

"Cause Smart is Sexy"
(=^ェ^=)

Minggu, 12 Oktober 2014

2 hal

Kamu tahu 2 hal yang membuatmu tertawa.
Yang pertama adalah lawakan.
Dan yang kedua adalah cinta.

Selasa, 02 September 2014

Rasa bersalah

"Rasa bersalah itu indikator hati yang masih bersih." Begitulah kalimat kakak mentor ku yang masih terngiang hingga kini.
Entah seberapa bersih bukan hal yang begitu penting disini.
Tetapi, rasa bersalah itu bukankah sesuatu yang mahal harganya ?
Yang tidak semua orang dapat dengan mudah menerima perasaan itu. Yang dengan mudahnya mereka tidak memikirkan hati mereka sendiri yang sedang berteriak. Dikalahkan oleh ego. Dimusnahkan oleh lidah. Dimatikan oleh pikiran.
Beruntunglah mereka yang masih memiliki perasaan bersalah lalu berdamai dengan rasa itu.
Jika kamu tidak memiliki rasa bersalah sedikit pun...

Berdoalah kepada Tuhan.
Pintalah diberikan hati yang baru.
Karena hatimu kini sudah mati.

Fajar

Aku suka Fajar...
Saat dimana cahaya kemerah-merahan bermunculan dari timur.
Saat dimana langit masih begitu lugu dari bisingnya bumi.
Aku suka Fajar...
Dimana sinar masih bersahabat dengan kulit.
Dimana embun murni masih terlindungi.
Aku suka Fajar...
Ketika setiap nyawa mulai memiliki jiwa.
Ketika semua mulai saling menyapa.

Karena, aku suka Fajar.

Sabtu, 23 Agustus 2014

Secret

Pernahkah kamu merasakan semua jadi lebih indah dari biasanya.
Dimulai dari kamu terbangun, angin lembut sudah menyapa mu.
Tiap langkah menjadikan mu lebih anggun.
Semua yang kamu lihat membuat mu tersenyum.
Kamu mulai menyadari, ada rahasia dibalik ini.
Rahasia yang menjadikan mu lebih dari sebelumnya.
Entah, apa rahasia itu.

Kamis, 14 Agustus 2014

Entahlah

Entahlah.
Entah seperti apa yang kurasakan saat ini.
Aku pun tidak begitu mengerti.
Entahlah.
Entah bagaimana sebuah kenyataan dapat mengubah kenyataan yang lain.
Aku pun bingung bagaimana menjelaskannya.
Entah...
Rasanya saat ini pergi ke planet entah lebih baik.

Selasa, 15 Juli 2014

hemmmm... udah lama nggak buka blog ini. terakhir kali kapan yaak... okeeh.. beberapa waktu kedepan dan ssterusnya mungkin kita akan lengket (peluk cowok laptop) sementara, segini dulu kali yeeeh. wk :) nite